|
Register

..:..:..:Selamat Datang di NurahRatu.com :..:..:.. ~:: Mari bergabung dalam Dunia Ratu Anugrah dimana anda bisa mendapat, menambahkan maupun sHaring informasi tentang berbagai hal yang sedang Update, ~Begabung Segera Ok.~ ::

Priuk Berdarah, 144 Korban Luka, 3 Tewas 70 Kendaraan Dibakar Print E-mail
User Rating: / 1
PoorBest 
Written by Nurah Ratu Anugrah   
Friday, 16 April 2010 07:00

Jakarta (NUrah Ratu)
Kerusuhan berdarah akhirnya pecah akibat warga tetap bersikeras mempertahankan Makam Mbah Priuk. Aksi brutal dipertontonkan ribuan Sat-pol PP dan polisi melawan warga, korban pun bergelimpangan. Tak kurang dari 144 orang terluka, 3 tewas dan 70 kendaraan jadi abu dibakar massa, dan sejumlah gedung rusak. Tanjung Priok jadi lautan api.
Sekitar 3.000 petugas gabungan Satpol Polisi Pamong Praja (PP) dan polisi diturunkan ke lokasi untuk memaksa warga keluar dari lokasi makam membuat situasi mencekam. Perang terbuka akhirnya pecah setelah warga setempat yang dibantu sejumlah anggota ormas melakukan perlawanan.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Wahyono menyebutkan tak ada korban yang tewas. Namun, di lapangan anggota Satpol PP, Warsito Supeno, tewas dibantai massa. Tubuhnya dibiarkan terkapar bersimbah darah sebelum akhirnya disembunyikan di balik kontainer di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, dan tewas. Korban lainnya, anggota Satpol DKI Jakarta Ahmad Tajudin dan Israel Jaya Mangunsong.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Pk. 23.00 langsung memberi keterangan. “Saya minta hentikan cara-cara kekerasan, utamakan tindakan persuasif.
Saya minta status quo dan setelah segala sesuatu dapat dikelola maka dibicarakan secara baik,” katanya. Ia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban, serta memerintahkan Pemprov DKI untuk menanggung biaya pengobatan.
Sampai Rabu malam situasi masih mencekam, bahkan Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri dan Menhum HAM Patrialis Akbar meninjau lokasi hanya beberapa menit.


Banyak pihak yang menyayangkan aksi kekerasan yang mestinya bisa diantisipasi tanpa perlu tindakan persuasif.
“Apa tidak ada cara lain? Kami berharap masalah makam Mbah Priuk dibicarakan ulang dengan melibatkan tokoh agama dan masyarakat,” kata Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siraj. Begitu pula Guru Besar Psikologi Islam, Achmad Mubarok mengatakan aparat salah dalam pendekatan kepada masyarakat. “Seharusnya pihak terkait mengadakan dialog dulu dengan tokoh masyarakat setempat,” ujarnya.
Aksi anarkis massa dinilai Mubarok merupakan akumulasi dari kekecewaan warga. Persoalan makam Mbah Priuk yang berlarut-larut membuat warga melampiaskan kemarahannya. Tindakan kekerasan aparat menjadi pemicu kemarahan warga dan melawan dengan cara kekerasan pula.
alat berat dihadang
Dari tiga becko yang dikerahkan, hanya satu yang difungsikan. Tapi laju alat berat itu berhasil dihentikan setelah sempat meruntuhkan sebagian tembok arae makam. Warga yang bertahan diarea makam makin marah. Apalagi warga setempat mendapat bantuan personil dari sejumlah ormas.
Senandung salawatan dan dzikir melecut semangat mereka yang mulai berani keluar dari area makam. Dua pemuda penghuni lahan makam nyaris mati konyol ketika dipergoki melintas keluar area. “Itu dia orang yang buntungi teman kita,” teriak satu petugas. Mereka mengejar dua pemuda itu dan langsung menjadi bulan-bulanan.
Polisi yang mem-backup Satpol PP sempat berselisih dan nyaris bentrok lantaran Satpol PP tak mau menghentikan aksi kekerasan. Kedua pemuda itu diselamatkan polisi.
Menjelang tengah hari kondisi mulai mereda, namun situasi kembali tegang setelah kehadiran tiga orang anggota DPRD yang sempat dilempari batu oleh petugas Satpol PP. “Kami menyesalkan tindakan petugas tersebut,” ujar Wanda Hamidah, salah satu anggota DPRD yang datang meninjau lokasi.
lautan api
Seiring dengan kian banyaknya massa yang datang, situasi makin tak terkendali. Ribuan orang mencoba masuk ke lokasi makam, dihalau aparat kepolisian yang mulai mengambil alih pengamanan. Hal itu memicu emosi warga, antara petugas dan warga sama-sama beringas. Bahkan seorang bocah belasan tahun menangis histeris dengan tubuh berlumuran darah dan pakaian terkoyak akibat digebuki petugas.
Korban pun bergelimpangan baik dari kubu Satpol PP, polisi serta warga. Petugas Satpol PP banyak yang kena bacok, kepala bocor, begitu pula polisi. Sementara dari pihak warga luka kena pukulan bahkan diinjak-injak petugas. Darah berceceran di sekitar Jalan Dabo, dekat pintu masuk TPK (Terminal Peti Kemas) Koja.
Sejumlah kendaraan milik petugas tak luput jadi sasaran. Kendaraan operasional itu dibakar setelah digulingkan. Tercatat 70 kendaraan yang dibakar massa, termasuk mobil patroli Satpol PP dan water Cannon milik polisi. Kawasan itu berubah menjadi lautan api. Beberapa sepeda motor juga dibakar.
Banyaknya jumlah massa membuat petugas kewalahan. Bahkan Kasat Reskrim Polres Jakut, Kompol Susatyo Purnomo menerima bogem mentah dari warga saat mencoba menghalau massa yang ingin merusak mobil Satpol PP.
Tembakan gas air mata beruntun dilontarkan petugas berkali-kali tak digubris. Justru mereka kian beringas. Bentrokan pun kian meluas hingga keluar dari area TPK Koja. Warga melakukan sweping, sasarannya adalah petugas Satpol PP.
Puluhan petugas terjebak dan terkurung, di area pelabuhan. Dua petugas yang bersembunyi di gudang milik Pelindo digebuki hingga klenger. Puluhan petugas Satpol yang terkurung di dalam area makam akhirnya dievakuasi melalui jalur laut, tadi malam. Sementara RSUD Koja yang lokasinya persis berseberangan, kewalahan menerima pasien.
seharusnya dialog
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meminta Pemda DKI Jakarta menghentikan upaya pengosongan lahan di makam Mbah Priok yang dikeramatkan masyarakat. “Pembda harus mencari solusi secara damai,” kata Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siraj.
Said Aqil meminta semua pihak untuk menahan diri. “Pemerintah hendaknya lebih bijaksana, jangan sampai menegakkan peraturan dengan cara kekerasan.
Hal yang sama juga disampaikan Guru Besar Universitas Islam Negeri Syarief Hidayatullah Yunan Yusuf. Dia minta semua pihak duduk bersama dan mencari solusi.
Dari data yang diperoleh, kata kapolda, tercatat 144 korban, terdiri dari 10 anggota polisi, 69 petugas Satpol PP dan 53 warga.
pembongkaran ditunda
Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto, menyatakan pembongkaran bangunan-bangunan yang berada di sekitar di Makam Dobo, Tanjung Priok, Jakarta Utara akan ditunda.
“Pembongkaran bangunan-bangunan yang berada disekitar makam akan diberhentikan dan petugas harus mundur. Untuk esksekusi sementara harus ditunda sampai permasalahan ini selesai,” kata Prijanto yang datang ke Kantor Walikota Jakarta Utara, Rabu petang.
26 tahun silam
Peristiwa berdarah yang terkenal dengan “Tragedi Tanjung Priok” juga pernah terjadi 26 tahun silam. Catatan sejarah menyebutkan, September 1984 tentara menyerang dan menembaki sebuah kelompok pengajian pimpinan Amir Biki di Jalan Yos Sudarso Tanjung Priok. Ratusan orang bergelimpangan bermandi darah.
7 Mobil Satpol PP Dibakar, Tak Ada Petugas Keamanan Terlihat
Tujuh mobil milik Satpol PP dibakar massa. Mobil yang terparkir di halaman RSUD Koja ditarik keluar dan dibakar di jalan. Namun sama sekali tidak ada petugas keamanan yang tampak.
“Mereka memang sengaja ingin membakar Satpol PP,” kata petugas PMI Sulistyo Widodo saat dihubungi detikcom, Kamis (15/4).
Tidak nampak petugas keamanan. Meski sebelumnya sempat terlihat petugas TNI dan Polri, namun saat pembakaran kendaraan dilakukan sama sekali tidak terlihat.
“Satpam rumah sakit saja dilawan, mereka massa berkumpul di halaman,” terang Sulistyo.
Kondisi di ruas Jl Dobo, Koja, Jakarta Utara pukul 00.50 WIB masih mencekam. Lalu lintas tampak tersendat. Sesekali kendaraan melintas.
5 Mobil Satpol PP Dibakar Massa
Massa di depan RS Koja semakin beringas. Mereka membakar 5 mobil dinas Satpol PP.
Pantauan detikcom, Kamis (15/4), mobil yang dibakar adalah 4 mobil patrolik dan sebuah mobil Ford Escape milik komandan Satpol PP.
Massa mengeluarkan mobil tersebut dari halaman RS Koja dan membakarnya di jalan. Api dan ledakan pun terlihat jelas. Semakin besar nyala api, massa semakin bersorak sorai.
Kemaran massa dipicu dengan ditemukannya 3 botol minuman keras berjenis Chivas regal di dalam sebuah mobil milik Satpol PP.
Massa Kembali Bakar 1 Mobil Satpol PP, 4 Lainnya Dirusak
Massa kembali anarkis. Ratusan orang kembali melakukan tindakan kekerasan. Kali ini sasarannya mobil Satpol PP.
“Ada 5 mobil Satpol PP, 1 sudah dibakar dan 4 lainnya dirusak,” kata petugas PMI Sulistyo Widodo di lokasi di depan RSUD Koja, Jakarta Utara, Kamis (15/4) dini hari.
Massa sudah tidak bisa dikendalikan. Petugas keamanan pun tidak tampak terlihat. Warga yang berkumpul di lokasi semakin banyak.
“Tidak ada yang terluka. Kami stanby,” terang Sulistyo. (PK/detikcom)

Trackback(0)
Comments (0)add comment

Write comment

busy
Last Updated on Wednesday, 01 September 2010 15:10
 

DH banner

PageRank Checking Icon

web hosting murah

cHat wItH RaTu.....

Jam Dunia Ratu

Donasi

Rek: 4141-6856-72
A.n : Nurah

Rek: 32270-10011-84503
A.n : Nurah

JobRoller - Premium Job Board Theme

Page Rank

Checkpagerank.net

Google PageRank

Direktori Web Rank Indonesia

Dapur Hosting penyedia layanan web hosting indonesia

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday756
mod_vvisit_counterYesterday931
mod_vvisit_counterThis week1687
mod_vvisit_counterLast week5871
mod_vvisit_counterThis month17811
mod_vvisit_counterLast month27179
mod_vvisit_counterAll days98904

We have: 3 guests, 1 members, 13 bots online
Your IP: 38.107.179.220
 , 
Today: May 21, 2012

ExpResiKan FoTo mU...

search Google

Login Member



Tweet Nurah Ratu

VideO You Tube

Penilaian tentang Dunia Nurah Ratu.?

Penilaian tentang Dunia Nurah Ratu.?
 

:: Nurah Ratu . com - _ - Terimakasih telah mengunjungi web Dunia Ratu Anugrah "Salam Hangat selalu Nurah Ratu Anugrah" ::
Creation by Nurah Ratu Anugrah